What Am I to Everyone?
Kalo boleh meminjam petikannya judul Norah Jones, gue kini sedang dalam proses mencari jati diri dengan bertanya pada diri sendiri.. what am I to everyone?
Siapa sich gue? Apa sih kontribusi gue tuk semua orang?
KElihatan sedikit narsis or absurd, ga jelas juga. Yang pasti, cuma satu yang ada di benak gue, apa iya gue berguna untuk orang lain?
Beberapa teman dan sahabat "mengiyakan". Ada yang bilang, gue sangat berguna untuk anak-anak gue, keluarga gue, dan orang terdekat gue. Ada juga yang bilang, gue sudah memberikan motivasi bagi orang lain karena gue selalu berupaya memberikan "penampakan" yang positif dan smart di hadapan orang. Ada juga yang bilang kalo gue memiliki jiwa sosial yang tinggi; yang ngga tegaan melihat anak kecil yang ngamen di lampu merah tanah abang, atau yang ngga tegaan melihat bapak-bapak yang jualan sambil narik gerobak. Kalo gue bisa melihat sisi positidf gue dari sisi ini, gue bisa berkesimpulan kalo gue berguna untuk keluarga, teman, bahkan komuniti.
Tapi kenapa gue selalu merasa itu tidak membantu gue untuk meyakinkan diri gue bahwa I mean something to the world.
Memang, kalo kata iklan simpati jitu di Hard rock FM, "hidup itu pilihan". Pilihan yang saat ini sedang gue jalani banyak cabangnya. Ibarat gue sedang berada di sebuah labirin, gue harus pandai menentukan lorong mana yang akan gue lalui untuk bisa mencapai pintu keluar labirin.
Gue tidak bisa mengakali hidup, gue harus memilih jalan hidup gue.
Seorang teman menasehati, yang membuat gue berada di labirin adalah diri gue sendiri. Gue yang selalu membuat semua complicated, dengan memilih jalan hidup gue seperti ini. Gue tidak bisa tegas dalam bertindak dan menyikapi sesuatu. Gue cenderung terlena dan bahkan kekurangan akal dalam menjalaninya. Dan karena itu, gue merasa diri gue dirongrong oleh kekalutan akan keberadaan diri dan kebergunaan diri gue di mata orang lain.
COmplicated memang. Tapi begitulah adanya gue. Yang saat ini berada di sebuah labirin. Berusaha untuk keluar dari kebingungan dan kepekatan cobaan hidup yang tengah gue hadapi.
Sebenarnya, gue sudah memiliki jalan hidup yang ada. Tapi rupanya gue kurang puas dengan yang telah digariskan, gue mencoba menentang jalan hidup itu dengan sebuah tantangan labirin yang unpredictable. Ya, gue baru sadar kalo gue ternyata sangat complicated dengan segala pesona dan kapasitas yang gue miliki.
Jadi kalo gue sekarang bertanya pada diri gue lagi, what am I to everyone? gue cuman bisa berteriak sambil memicingkan mata gue.. im nothing.
god, please help me..
May 4th, 2007 at 7:11 pm
You are my inspiration..
No doubt for that..
I want to spend my life time loving you…
July 14th, 2008 at 6:53 pm
ada apa….. dengan dengan mu?
(peterpan)